Apa sih HDR itu? Sepertinya udah banyak banget yang share di internet, tinggal googling saja nanti akan muncul artikel tentang HDR ini. Di sini saya mencoba share bukan tentang apa artinya HDR, tapi mau share bagaimana cara membuat foto HDR yang mudah.
alat apa saja yang kita butuhkan?
Selain kamera dan lensa, tripod atau alat penopang menjadi alat yang harus digunakan. Jika memiliki cable release juga bisa digunakan. Lebih asik jika kamera sudah memiliki fitur wifi sehingga bisa mengontrol kamera via smartphone.
Kenapa tripod atau alat penopang harus digunakan?
Karena kita butuh foto yang framenya sama persis. Jika tidak menggunakan alat penopang kurang memungkinkan mendapatkan frame yang sama persis. Ini bisa berakibat effort nya lebih besar ketika post processing (edit). Tripod menjadi alat penopang yang paling umum digunakan.
Mulai memotret
Langkah pertama ambil foto tiga frame dengan tingkat exposure yang berbeda. Jika masih bingung bagaimana caranya bisa baca tentang Fotografi Dasar.
Di sini saya ambil tiga frame foto yang berbeda 1 1/3 stop masing2 fotonya. Yang saya rubah Shutter Speed nya. Jadi nilai Aperture sama ISO-nya tetap.
Beberapa bilang idealnya itu ambil fotonya tiga frame aja. Ada yang sampe tujuh bahkan sembilan frame foto buat digabungin jadi satu foto HDR. Tapi saya rasa tiga juga udah cukup kok.
Intinya ambil satu foto dengan exposure yang kita anggap pas terus ambil satu foto under lalu satu foto over.
Post Processing
Buka ketiga foto tadi ke software yang kita gunakan untuk menggabungkan foto tadi menjadi satu foto HDR. Saya menggunakan Photomatix Pro, pakai Photoshop juga bisa.
Pertama klik Load Bracketed Photos (kotak merah), lalu browse dan pilih foto yang akan di merge jadi foto HDR. Klik OK.
Setelah proses memilih foto yang akan di merge selesai, bisa langsung klik Align & Merge ti HDR. Lihat gambar di sebelah kanan bawah yang ditunjuk panah merah.
Finally, jadi deh foto HDR-nya. Masih bisa diotak atik lagi sesuai selera. Tapi segini juga sudah bisa dibilang foto HDR kok. Mudah kan? Tinggal klik tombol apply yang ditunjuk panah merah itu kemudian save image.
Membuat foto terlihat lebih detil
Dengan langkah yang mudah hasil akhir yang didapat seperti foto di bawah ini. Lebih menarik dong tentunya dibanding dengan ketiga foto aslinya.
Detilnya lebih terlihat semua. Tidak ada yang terlalu over dan nggak ada yang terlalu under. Intinya sih bagaimana caranya membuat foto yang exposure-nya mendekati apa yang kita lihat dengan mata kita saat kita motret.
Langkah di atas adalah langkah yang biasanya saya lakukan jika ingin membuat foto HDR. Menurut saya dengan cara di atas bisa membuat foto HDR yang masih terlihat realistis. Tentunya dengan syarat dan ketentuan berlaku ya, maksudnya semua tergantung kondisi di lapangan.
Jika punya referensi lain silahkan juga dicoba. Jangan lupa di share juga ya supaya ilmunya bermanfaat untuk yang belum tahu. And so, selamat mencoba dan semoga berhasil.Semoga bermanfaat, salam.







Leave a Reply