Posting perdana nih ceritanya, saya mulai dengan review singkat of my newest toy. Carbon Tripod.
Pengen punya tripod kecil dan ringan buat diajak traveling, tapi juga harus lumayan kokoh lah. Mulailah mencari2 dan kayaknya harus beli yang carbon kalau mau ringan. Cukup banyak produsen tripod yang memproduksi tripod dengan bahan carbon yang bervariasi juga tipe dan harganya. Pengennya sih beli merk Gitzo atau Manfrotto tapi kayaknya gak masuk di kantong deh.
Mulailah mencari2 tripod carbon yang harganya di bawah empat juga. Singkat kata ada satu merk yang jadi inceran, Sirui. Dengan harga sekitar 3.5jtan minus ballhead. Rencananya sih pake ballhead yang udah ada aja.
Budget terbatas
Sambil menunggu dana cukup buat beli Sirui, saya iseng2 browsing lagi ada apa aja sih tripod carbon murah selain Sirui. Ternyata ada satu merk yang udah familiar, tapi saya baru tau kalau merk ini ternyata bikin tripod juga. Phottix. Wow, spesifikasinya asik banget, berat gak sampe 1.5Kg, daya topang 10Kg, kondisi terlipat cuma sekitar 40cm, tinggi dengan ballhead bisa 166cm, oiya tripod ini dijual kit ternyata alias sudah termasuk ballhead dengan harga cuma 2.5jt.
Tapi dengan harga segitu apa bagus ya barangnya, coba telepon tokonya janjian buat liat barangnya. Sampai di toko saya langsung minta liat barangnya. Ternyata barangnya menurut saya pribadi oke banget untuk harga segitu, beda satu juta dengan Sirui yang saya incer sebelumnya, segitu udah plus ballhead lho. Tanpa pikir panjang langsung bayarin deh, barangnya juga tinggal satu itu di toko.
Yuk kita liat bareng2 tripodnya. Selain tripod dan ballhead ternyata dapet tasnya juga lho, ini menarik karena tidak perlu beli tas buat tripod lagi dan tasnya juga bagus.
ballhead dan fitur yang menjadi daya tarik tersendiri
Fitur ballheadnya sendiri lumayan oke tapi kekuatannya yang belum teruji karena memang belum ditest juga. Kalau dilihat tripod ini cukup tinggi tapi ketika dilipat bisa kecil banget sampai 40cm, itu karena kakinya terdiri dari 5 bagian. Awalnya sih agak ragu dengan sistem 5 bagian ini karena paling bawah pasti kecil banget, tapi ternyata lumayan kokoh juga tidak pletat pletot kalau digoyang2 dan dapat tekanan yang lumayan dari atas.
Fitur tambahan yang juga menarik adalah tripod ini juga bisa berfungsi jadi monopod dengan membuka salah satu kakinya dan digabung dengan center column-nya.
Untuk traveling tripod ini bisa jadi pilihan, kecil, ringan, kokoh, dan harganya yang murah. Kalau bisa awet sampai 3-4th aja udah bagus banget, dibanding beli merk Gitzo yang paling tidak bisa sampai 8-9 jutaan. Kalau ternyata empat tahun sudah rusak ya beli satu lagi aja nantinya toh masih jauh lebih murah dari Gitzo. Kalau performance ya jangan dibandingin ya, ini kan buat yang kalangan budgetnya terbatas. Kalau budget unlimited ya beli yang paling canggih dan paling mahal yang ada di pasaran aja lah.
Sekian review singkat tentang Phottix Carbon Tripod TA-255C ini, semoga bisa bermanfaat.










Dear Mas Bayu, review yang luar biasa jelas dan sangat membantu. Akhirnya saya pun beli Phottix Carbon Tripod TA-255C lantaran membaca review ini. Berhubung saya beli seken, tidak include manual book. Apakah Mas bisa bantu untuk share manual book nya?
Halo Mbak Esther, waahh senangnya kalau tulisan ini bisa membatu Mbak untuk memilih tripod. Untuk manual nya saya kirim via email ya.
Dear mas bayu, terima kasih atas review nya mas, pada akhirnya saya pilih tripod ini, dalam keadaan bekas, dan saya boleh minta share manual book nya juga ?